Bali boleh dibilang adalah tempat kenangan yang bersejarah banget lah pokoknya buat gw dan suami. Dari masih pacaran jaman SMA, pacaran jaman kuliah, honeymoon, sampe udah beranak dua kami nggak pernah bosen untuk mengunjungi Bali. Sepertinya banyak kenangan, milestone-milestone kehidupan yang sengaja kami tinggalkan disana agar kami punya alasan untuk tetap kembali ke Bali ♥️♥️.

Di masa2 #dirumahaja karena #PandemiCOVID-19 ini rasanya kalau diinget2 lagi, bersyukur banget di akhir tahun 2017 lalu, kami ber4 bisa merayakan ulang tahun anak pertama kami yang ke-2 tahun disana. Gapapa yaa #kilasbalik a.k.a #throwback #ceritaliburan #sebelumcorona nya kejauhan, udah hampir 3 tahun yang lalu tapi entah kenapa setiap vacation ke Bali tuh begitu membekas. Waktu itu, gw baru 5 bulan lahiran anak kedua. Dari sejak hamil anak pertama sampe lahiran anak kedua, itu kali pertama gw n suami vacation ke luar pulau, bareng dua bayi pulaaa. Bener2 deh masa2 kala itu adalah masa dimana #mamakbutuhpiknik Heheheheh.. Kalau mau diceritain gimana serunya bisa puluhan blogpost bersambung2 nih, 3 hari 3 malam pun nggak akan kelar ceritainnya. Wkwkwkwkwk #lebay.

Okay, next, kita review Villa tempat gw sekeluarga menginap aja yaa karena judulnya kan lagi #rindustaycation #sebelumcorona hahahahahaha… Beruntung bangeeet (lagi2 di kala itu yaa, 3 tahun yang lalu dimana harga emas masih 500rb #sotoy), gw dpt voucher Villa di Bali murah dari Fave. Nama villanya, Astana Batu Belig, di daerah Seminyak, Bali. Infonya sih ini hotel bintang 5. Nah, karena bawa 2 bayi, gw pengennya nginep di private villa yang :

  1. Ada dapurnya untuk masak-masak kalau males keluar
  2. Ada private poolnya jadi kalau anak2 rewel lagi berenang, nggak jauh-jauh ke kamarnya, selain itu juga bisa pakai two pieces swimsuit tanpa malu-maluin hahahahah
  3. Ada bath tubnya, biar bisa quality time sama suami kalau anak-anak udah tidur, hihihihi..

Udah itu aja spesifikasi wajibnya emak-emak kalau mau staycation di Private Villa. Maklumin aja namanya jg emak2 kalau staycation tuh ibarat mindahin rumah ke hotel/villa, bawaan segambreng, ribet n rempong sendiri hahahahah hayo siapa yg begitu juga, awas aja nggak mau ngaku.

Nah, ini dia tampilan Villa nya yang memenuhi semua kriteria gw diatas, gw ambil dari website resminya Astana Batu Belig

dan ada foto asli jg dari gw, dari foto di website sama aslinya nggak jauh beda kok. Sayangnya bagian dapur nggak ada fotonya, jadi di dapurnya itu disediain water heater, microwave dan peralatan makan & minum yang bisa dimanfaatin kalau malem-malem pengen masak indom*e hahahahahah

Waktu itu (3 tahun yang lalu) dapet harga 1.350 juta/malam, kalau skrg ngecek harganya udah 2,5 jutaan keatas / malam (publish rate yaa, siapa tau kalau nyari diskon bisa dpt lebih murah). Wiiiih, langsung berasa bangga gimana gituuuu dpt diskonan 😂. Nah, gw review nya mengacu ke pengalaman jaman kala itu gw nginep ya, karena udah berselang 3 tahun bisa jadi ada perubahan service dan Villa nya, who knows yaa kaan? Jadi, habis ini musti kesana lagi biar tau ada yg berubah/nggak dong yaa? *kedipinpaksuami*

Worth the cost : (so-so / absolutely yes / not worth it)

Lokasi Villa nya cukup kecil dan letaknya terpencil (somehow cocok yaa buat yang lagi getaway, mencari ketenangan) dan fasilitas diluar kamar nya nggak terlalu banyak yg bisa dinikmati. Bahkan dari luar jalan raya, gw pun awalnya rada sangsi ada Private Villa di daerah itu, dari luar terlihat seperti rumah biasa aja gitu. Pas masuk dan jalan agak ke dalem, baru deh ngeh ada pintu-pintu Villa berjejer di sepanjang jalanan gang kecil setelah melewati lobby. Untungnya jarak ke pantai terdekat (Pantai Batu Belig) lumayan bisa dijangkau hanya dengan jalan kaki. Jadi paling hiburannya cari diluar Villa.

Pantai Batu Belig, lumayan bersih dan sepi.

Price : (pricey / standard / cheap)

Di sekitaran Seminyak, banyak banget Villa-Villa model begini, harga bersaing sih pastinya. Dengan title nya Hotel Bintang 5, pelayanannya sesuai dan cukup memuaskan meskipun agak minimalis.

Price range :

Kalau cek di Traveloka.com sekitar 2.500.000 – 3.500.000 rupiah, (publish rate)

Breakfast : (8/10)

Modelnya Room Service Breakfast gitu ya, kita pesen dulu dari daftar menu makanan dan minuman, nanti jam 6 pagi akan diantar ke kamar. Variasinya cukup banyak karena kan kalau sarapan yaa makannya nggak bisa muat banyak, tapi lumayan kenyang dan enak.

IMG_20171028_080538

Room & cleanliness : (9/10)

Cukup luas dan lega, bersih banget, desain interior dan furniturenya juga modern dan high end, terkesan simple tapi mewah dan elegan. Cuman kasurnya agak sempit sih untuk kami ber 4.

Facilities : (7/10)

Private pool cukup luas dan bersih terawat, bath tub ada, bisa air hangat / dingin, shower room juga ada, cuman agak licin karena jenis keramiknya sih rasanya jadi harus ekstra hati-hati apalagi waktu mandiin anak-anak. Dapurnya juga oke, alat-alat dapur berfungsi semua dengan baik. Berasa homey banget, jadi pengen punya rumah kayak begini desainnya. Karena judulnya Private Villa, jadi ya nggak banyak fasilitas diluar Villa yang bisa dinikmati. Spa ada sih tapi Spa on Call gitu, jadi dateng ke kamar.

Aduh duh, jadi kangen ke Bali lagi, #setelahcoronaberakhir sepertinya perlu direncanakan visiting Bali again with my family. I miss Bali so much. Prihatin banget liat kondisi industri pariwisata Indonesia khususnya Bali yang terkena dampak outbreak virus #COVID-19 ini. Kabarnya, banyak hotel-hotel di Bali yang sudah tutup karena tidak ada satupun tamu yang menginap disana. Semoga seiring berjalannya waktu, pariwisata Indonesia dan dunia juga bisa pulih kembali supaya kita bisa punya kesempatan untuk menikmati pesona dan indahnya alam yang diciptakan oleh Allah namun dengan lebih bijaksana dan tidak merugikan / merusak alam ini. Yuk, kita berdoa bersama agar badai ini segera berlalu. Aamiin Yaa Allah… Thanks for reading, folks! See you in Bali 🙂