Orang tua, keluarga, dan pengasuh adalah guru pertama dan terpenting bagi seorang anak. Maka, pepatah

buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya

bisa jadi benar adanya karena orang tua, keluarga dan lingkungan sosial sekitar, serta pola pengasuhan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter seorang anak.

Mempunyai 2 anak balita generasi Alpha adalah suatu tantangan tersendiri bagi kami sebagai orang tua millenial. Tentunya gaya parenting millennial juga berbeda dengan gaya parenting orang tua kita dulu,generasi X. Namun semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya.

toddlers

toddlers1

Saya dan suami bekerja setiap hari senin-jumat, berangkat pagi setengah 7, pulang paling sering jam 7 malam. Namun kami berdua berkomitmen untuk selalu memiliki quality time dengan anak-anak, misalnya setiap pagi selalu mencium dan mengusap kening anak-anak dan mengucapkan “I love you” sambil memeluk anak-anak sebelum kami berangkat ke kantor.

Bagi kami, hal-hal kecil ini bagaikan semacam moodbooster untuk membuat kami makin semangat bekerja demi masa depan dan kebahagiaan anak-anak. Kalaupun anak-anak belum bangun, kami tetap melakukan rutinitas tersebut. Sepulang kantor kalau nggak kemalaman, kami sempatkan untuk bermain, membaca buku bersama, atau mengobrol dengan anak-anak sampai jam tidur mereka (tidak lebih dari jam setengah 10 malam). Sebelum tidur tentunya kami biasakan anak-anak untuk selalu membersihkan diri, sikat gigi, dan membaca doa sebelum tidur. Selain itu, kami juga selalu membiasakan untuk memuji anak dalam batas wajar seperti mengatakan “Waah, kakak hebat yaa!” atau “Horeee, adik bisa!”, jika anak berhasil menyelesaikan suatu pekerjaan atau mengatakan “Kakak/Adik pasti bisa” ketika anak ingin memulai suatu pekerjaan yang sulit / belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dan jika anak terjatuh atau gagal menyelesaikan pekerjaan, kami berusaha untuk tidak menyalahkan dan terus mensupport anak dengan mengatakan “ Kakak/Adik kuat” atau “Nggak apa-apa, kita coba lagi yaa”. Selain itu, kami juga selalu membiasakan mengatakan “terima kasih” jika telah merasa dibantu oleh siapapun, tidak hanya kepada anak. Dan membiasakan menggunakan kata “tolong” kepada siapapun jika kita membutuhkan pertolongan. Serta membiasakan untuk meminta maaf jika kita telah melakukan kesalahan, bahkan kepada anak pun kami wajib meminta maaf kepada mereka jika kami salah.

Mungkin beberapa kebiasaan ini terdengar sederhana, sepele dan sangat “biasa” saja namun ternyata bisa memberikan efek yang berbeda kepada perkembangan psikis / mental anak dan juga dalam pembentukan karakter. Kami sadar, dalam membentuk karakter anak tidak bisa instant dan membutuhkan waktu serta komitmen untuk tetap konsisten. Dan bukan hanya ibu yang berperan, ayah pun juga memegang peranan penting dalam pengasuhan, pendidikan karakter. Karena pada dasarnya anak-anak akan cenderung lebih mudah mencontoh apa yang biasa dilakukan oleh orang tuanya.

We are what we repeatedly to do. Excellence, then, is not an act, but a habit.

Kita adalah apa yang kita lakukan secara berulang-ulang. Karena itu, keunggulan bukanlah suatu perbuatan, akan tetapi dibentuk dari suatu kebiasaan. Boleh dikatakan, karakter dapat terbentuk karena sesuatu yang dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang cukup lama sehingga menjadi kebiasaan. Pendidikan karakter adalah pendidikan habituatif, yaitu pendidikan untuk membiasakan nilai-nilai kebaikan di dalam kehidupan anak sejak dini. Dan dalam setiap proses pendidikan maupun pembelajaran, pastikan anak bahagia, mengapa? Karena menurut psikolog Elizabeth Santosa , kebahagiaan saat masa anak-anak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self esteem), social skills serta karakter anak saat dewasa nanti.

Nah, lalu bagaimana kita memastikan anak kita bahagia? Sederhana. Anak hanya membutuhkan kasih sayang orang tuanya, waktu bermain dan istirahat yang cukup, serta asupan nutrisi seimbang dan bergizi untuk tumbuh dengan optimal dan bahagia. Nah disinilah, peran orang tua dalam memastikan buah hati kita “happy enough” selama masa pembelajaran, pembentukan karakter baik dirumah maupun di sekolah sangat penting.

Menurut dokter Bernie Endyarnie Medise SpA(K), masa 5 tahun pertama kehidupan anak merupakan periode kritis dan sekaligus fase emas. Dia mengatakan, pada usia 2 tahun, misalnya, pertumbuhan otak sudah mencapai 80%. Menginjak usia 5-6 tahun, pertumbuhan kian pesat menjadi 90 – 95%. Inilah mengapa pendidikan anak usia dini menjadi sangat penting karena fase emas ini tidak bisa terulang dan tanggung jawab orang tua untuk memberikan pendidikan usia dini di rumah sebagai pondasi utama anak-anak kita agar siap menghadapi dunia luar.

Kebetulan Ashraf, anak saya yang pertama saat ini sudah berusia 3.5 tahun. Artinya sebentar lagi Ashraf akan mulai memasuki dunia pendidikan selain dirumah. Ada beberapa kriteria utama yang menjadi pertimbangan kami dalam memilih sekolah yang tepat untuk anak-anak :

  1. Suasana pembelajaran yang bersih, nyaman, kondusif, dan mendukung proses pembelajaran berjalan efektif
  2. Metode pembelajaran yang sesuai dengan visi misi kami dalam pembentukan karakter
  3. Area bermain yang memadai dan kegiatan-kegiatan yang menarik pun menjadi salah satu faktor penentu dalam pemilihan sekolah. Karena area bermain bagi anak-anak sangat penting untuk menunjang perkembangan motoriknya.

Dari 3 kriteria utama pemilihan sekolah tersebut, kami melihat profile dan visi misi Apple Tree Pre-school BSD sangat sesuai dengan apa yang kami butuhkan. Apple Tree Pre-school BSD mendorong kepercayaan diri dan kemandirian setiap siswa. Dengan suasana lingkungan belajar yang positif dan dukungan dari orangtua murid dan guru-guru yang berdedikasi, Apple Tree Pre-school BSD bertujuan untuk membentuk dasar yang solid untuk perkembangan fisik, intelektual, sosial, dan emosional anak.

Apple Tree Pre-school BSD menggunakan Adopted Singapore Curriculum dalam pembelajarannya. Dengan demikian, penggunaan Bahasa Inggris dan Mandarin telah digunakan sejak jenjang pendidikan awal sekolah.

appletreeBSD.JPG

Lebih dari itu, Apple Tree Pre-school BSD menawarkan daily activities dan field trip yang beragam sehingga anak-anak tidak mudah bosan. Apple Tree Pre-school BSD juga memiliki waterplay dan outdoor activities sehingga anak-anak bisa bermain dengan riang gembira. Serta music & art dan enrichment programs seperti balet, taekwondo, dan lainnya yang dapat membantu orang tua menemukan bakat yang dimiliki dan diminati oleh anak-anak. Oleh karena itu tidak heran jika Apple Tree Pre-school BSD terpilih sebagai urutan pertama PreSchool Terbaik di BSD City dan Serpong 2019 berdasarkan review dari educenter.id.

This slideshow requires JavaScript.

source gambar dari https://www.appletreebsd.com/gallery/

Apple Tree Pre-school BSD berlokasi di 3rd & 7th Floor of EduCenter Building
Kav. Commercial International School II No.8
BSD City, Lengkong Kulon, Pagedangan,
Tangerang, Banten 15322.

Untuk pertanyaan lebih lanjut khususnya untuk pendaftaran dan biaya sekolah bisa menghubungi phone number : (021) 3001 0831 atau WhatsApp ke 0888 1800 900 atau bisa juga email ke enroll@appletreebsd.com.

Oiya, Apple Tree Pre-school BSD ini punya beberapa kelas yang ditawarkan mulai dari umur 1,5 tahun sampai 6 tahun. Bagi orang tua yang dua-duanya bekerja biasanya kebingungan mencari cara untuk mengisi aktivitas anak disaat orang tua bekerja. Pengasuh saja biasanya tidak bisa kita andalkan untuk mengajak bermain sambil belajar. Dengan mengikuti kelas toddler (1,5-2 tahun) 2-3 kali seminggu bisa menjadi alternatif kegiatan untuk mengisi waktu luang anak-anak, bermain sambil belajar. Kelebihannya lagi, kapasitas untuk 1 kelas biasanya tidak lebih dari 12 anak untuk toddler class (1,5-2y), 16 anak untuk pre nursery class (2-3y) dan 20 anak untuk nursery class (3-4y), kindergarten 1 (4-5y) & kindergarten 2 (5-6y). Hal ini juga penting bagi kami dalam pemilihan sekolah, karena jika semakin banyak murid suasana belajar bisa jadi kurang kondusif. Jumlah murid dalam 1 kelas juga dapat mempengaruhi kualitas pengajar dalam mendidik dan memperhatikan murid-muridnya. Selain itu, lokasi sekolah yang dekat dengan rumah juga harus menjadi salah satu pertimbangan.

Nah, buat ibu-ibu yang sedang bimbang, galau mencari sekolah yang tepat untuk anaknya, khususnya yang berada di area BSD, Apple Tree Pre-school BSD ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk buah hati kita mengembangkan ketrampilan, membangun karakter anak, dan mempersiapkan masa depan yang cerah untuk anak-anak kita. Aamiiin.

It’s not what you do for your children, but what you have thaught them to do for themselves that will make them successful human beings

#appletreebsd

Advertisements